Jaring Pengaman Sosial di Balik Saf Tarawih, Urgensi "Blora Menyapa" dalam Pengentasan Kemiskinan
BLORA - Langkah kaki Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, yang memasuki pelataran Masjid Moetiah Sawahan pada Rabu malam, 18 Februari 2026, membawa pesan yang jauh lebih dalam daripada sekadar rutinitas birokrasi tahunan. Di tengah kekhusyukan ibadah Tarawih, terselip sebuah agenda besar tentang bagaimana sebuah daerah mengonsolidasikan sumber daya sosialnya. Program Tarawih Keliling (Tarling) yang terintegrasi dengan "Blora Menyapa" dan "Baznas Berbagi" ini sejatinya adalah instrumen jaring pengaman sosial yang dirancang untuk menyentuh relung-relung kemiskinan di akar rumput.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan kesejahteraan sosial tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melalui kolaborasi ini, instrumen zakat, infak, dan sedekah bertransformasi menjadi modal sosial yang sangat kuat. Penyaluran bantuan kepada anak yatim dan kaum duafa di setiap titik kunjungan merupakan bentuk distribusi keadilan ekonomi yang menyasar langsung pada subjek hukum paling rentan di desa-desa.
Mobilisasi Kebaikan ke Enam Belas Penjuru
Rencana aksi yang akan menyasar 16 kecamatan mulai 23 Februari hingga 11 Maret 2026 ini menunjukkan komitmen pemerataan akses bantuan. Bupati Arief menegaskan bahwa pemilihan lokasi seperti Desa Krocok di Kecamatan Tunjungan dan Desa Karangjong di Kecamatan Ngawen sebagai titik awal pelaksanaan menunjukkan prioritas pemerintah pada wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Di setiap persinggahan, negara hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan materiil, melainkan juga untuk mendengarkan keluh kesah warga secara langsung.
Pendekatan ini sangat efektif untuk memetakan persoalan sosial secara akurat di lapangan. Dengan membawa jajaran kepala OPD dan Camat, setiap temuan masalah kesejahteraan sosial di desa dapat segera dikoordinasikan solusinya tanpa hambatan birokrasi yang berbelit. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas publik dalam penyaluran dana sosial, di mana masyarakat dapat melihat langsung proses distribusi bantuan yang tepat sasaran.
Pendidikan sebagai Investasi Sosial Jangka Panjang
Hal yang sangat menarik dalam pembukaan Tarling kali ini adalah peran aktif Yayasan Encik Moetiah Moljono yang dipaparkan oleh Irfan Agustian Iswandaru. Upaya yayasan ini dalam membuka seleksi penerimaan siswa SMP bagi 25 anak yatim dan piatu secara cuma-cuma adalah langkah konkret pembangunan manusia seutuhnya. Rencana pembangunan gedung SMP hingga SMA/SMK yang dikhususkan bagi anak-anak kurang beruntung ini merupakan investasi sosial yang akan memutus rantai kemiskinan antargenerasi di Blora.
Pendidikan bagi kelompok marginal adalah kunci utama agar mereka mampu berdaya secara mandiri di masa depan. Dukungan moral yang dimohonkan oleh pihak yayasan serta pemerintah daerah menunjukkan bahwa pembangunan kesejahteraan sosial adalah tanggung jawab kolektif. Masjid Moetiah telah memberikan contoh nyata bahwa rumah ibadah harus berfungsi sebagai episentrum solusi bagi persoalan sosial di sekitarnya.
Keselarasan Spiritual dan Material
Mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Muharror Ali dari Ponpes Khozinatul Ulum memberikan fondasi filosofis bagi gerakan ini. Peningkatan kepedulian sosial selama Ramadhan bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang membangun kesadaran kolektif bahwa kesejahteraan sosial hanya akan terwujud jika ada empati yang kuat antarwarga. Pesan ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan dimulainya rangkaian Tarling 2026 ini, Blora sedang menunjukkan kepada dunia luar bahwa mereka memiliki model pembangunan yang seimbang. Pembangunan manusia yang dicanangkan oleh Bupati Arief Rohman tidak hanya fokus pada pertumbuhan fisik, melainkan juga pada ketahanan sosial dan kemandirian masyarakat desa yang berlandaskan nilai-nilai spiritual yang kokoh.
Ayo dukung gerakan kepedulian sosial di desa kita! Sebarkan informasi ini agar semakin banyak tangan yang terulur untuk membantu sesama dan mewujudkan Blora yang lebih sejahtera!
